Jan 26

26 Januari 2010

Bicara Lancer, pasti mudah terbayang kalau sedan ini memang punya ‘karunia’ sebagai mobil berkarakter sporty tulen. Meski enggak lantas bisa ditahbiskan jadi ‘Baby Evo’ namun tetap saja sedan dengan panjang 4,5 meter ini punya performa yang asyik. Terutama buat speedgoers. Ya, semua didesain begitu efisien, tidak banyak pernik warna-warni. Hitam dominan adanya pada seantero detail kabin, mulai dari seputaran dasbor sampai ke jok. Bagi driver, tinggal set up posisi nyetir dan ukur nyali untuk mengajaknya meliuk lincah. Paling enggak, kalau kamu memang mengincar Evo X maka Si EX ini bisalah kamu jadikan mobil ‘simulasi’. Sekaligus juga untuk ‘simulasi’ kreatif tanpa harus kehilangan aura asli dari Lancer EX ini. Dengan mengimbuhkan sejumlah pernik tambahan aftermarket, mulai dari yang mudah lewat velg maupun suspensi. Namun jangan keburu berpikir bahwa referensi pernik yang pernah kamu ketahui via Evo X dapat plug in juga. Karena kosntruksi kaki-kaki dan juga ruang apron Lancer EX tak selega Evo X. Lewat bantuan kru CK Motorsport (Kedoya, Jakarta Barat) MOTOR memulai coba pasang sejumlah velg alternatif yang diameternya masih sama dengan spek orisinalnya yaitu ring 18, lebar 7 plus offset +46 dan berban 215/45/18. Pilihan ukuran 18×8,5 inci yang ber-offset +52 membuat bibir dalam velg pada roda belakang harus mentok pegangan suspensi, benar-benar menempel. Sementara buat roda depan, juga hanya sisakan jarak ’1 jari’ dengan batang sokbreker. Kalau sudah begitu spek 18×8 inci plus offset +44 adalah yang aman dari sejumlah kendala teknis bawaan pabrik tadi. Baik roda depan belakang silakan pakai spek yang ‘rata’. Lalu padanan rodanya sendiri adalah 225/45/18.

SumberĀ  : eRIE

Tags: