Jan 28

28 Januari 2009

Namun yang punya modul pintar tak banyak. Caska merupakan salah satu merek yang mengembangkan kamera parkir yang diberi julukan Intelligent Parking Assistant System (IPAS). Sebuah sistem pengontrolan parkir yang memakai kamera dengan modul yang bisa mempertonkan jarak di belakang dan menginformasikan sudut belok setir. Untuk menginformasikan jarak benda di belakang, pada layar monitor TV akan muncul gambar trapesium yang terdiri dari 6 lapisan warna biru. Lapisan pertama 1 meter, kedua 2 meter dan sampai lapisan ke-6, jarak paling jauh yang bisa ditangkap dengan jernih oleh kamera. Semakin jauh jarak pandang maka warna birunya semakin muda. Dengan melihat lapisan warna biru pengemudi dapat melihat dengan mudah jarak benda di belakangnya ketika parkir. Poin berikut yang jadi keunggulan IPAS adalah ketika setir dibelokkan, secara otomatis akan muncul garis belokannya. Kalau belok kanan, maka akan muncul garis merah di pinggir trapesium yang akan berbelok pula. Dengan teknologi ini, kita dapat mengetahui kedudukan roda melalui layar monitor TV. Untuk memfungsikan alat ini, perangkat TV standar mesti dikoneksikan ke control box. Dari control box, lalu dikoneksikan ke aki 12 volt, modul sensor dan kamera parkir. Agar mudah mendapatkan sudut kamera yang pas dengan obyek di belakang, kamera sudah diset untuk di pasang di atas plat nomor. Dua mobil yang pernah dipasangi IPAS adalah Honda ‘new’ Accord dan CR-V. PROPERTI: PT. CLARINDO INTI AUDIOTAMA Gading Kirana Timur Blok H13 No.26-27 Kelapa Gading, Jakarta Utara Tlp. (021) 4534788

Sumber  : Rahmat

Tags:

Jan 26

26 Januari 2010

Bicara Lancer, pasti mudah terbayang kalau sedan ini memang punya ‘karunia’ sebagai mobil berkarakter sporty tulen. Meski enggak lantas bisa ditahbiskan jadi ‘Baby Evo’ namun tetap saja sedan dengan panjang 4,5 meter ini punya performa yang asyik. Terutama buat speedgoers. Ya, semua didesain begitu efisien, tidak banyak pernik warna-warni. Hitam dominan adanya pada seantero detail kabin, mulai dari seputaran dasbor sampai ke jok. Bagi driver, tinggal set up posisi nyetir dan ukur nyali untuk mengajaknya meliuk lincah. Paling enggak, kalau kamu memang mengincar Evo X maka Si EX ini bisalah kamu jadikan mobil ‘simulasi’. Sekaligus juga untuk ‘simulasi’ kreatif tanpa harus kehilangan aura asli dari Lancer EX ini. Dengan mengimbuhkan sejumlah pernik tambahan aftermarket, mulai dari yang mudah lewat velg maupun suspensi. Namun jangan keburu berpikir bahwa referensi pernik yang pernah kamu ketahui via Evo X dapat plug in juga. Karena kosntruksi kaki-kaki dan juga ruang apron Lancer EX tak selega Evo X. Lewat bantuan kru CK Motorsport (Kedoya, Jakarta Barat) MOTOR memulai coba pasang sejumlah velg alternatif yang diameternya masih sama dengan spek orisinalnya yaitu ring 18, lebar 7 plus offset +46 dan berban 215/45/18. Pilihan ukuran 18×8,5 inci yang ber-offset +52 membuat bibir dalam velg pada roda belakang harus mentok pegangan suspensi, benar-benar menempel. Sementara buat roda depan, juga hanya sisakan jarak ’1 jari’ dengan batang sokbreker. Kalau sudah begitu spek 18×8 inci plus offset +44 adalah yang aman dari sejumlah kendala teknis bawaan pabrik tadi. Baik roda depan belakang silakan pakai spek yang ‘rata’. Lalu padanan rodanya sendiri adalah 225/45/18.

Sumber  : eRIE

Tags:

Jan 25

25 Januari 2010

BANJIR telah menjadi pemandangan umum setiap kali hujan melanda kota-kota di Indonesia, khususnya Ibu Kota Negara, Jakarta. Tapi, meskipun sudah “biasa”, tetap saja datangnya air bah itu tak dapat diprediksi. Artinya, banjir bisa datang kapan saja, dan kebanyakan korban banjir tak siap menghadapinya. Saat banjir datang, banyak harta benda yang terpaksa rusak terendam karena tak sempat diselamatkan. Salah satu yang paling mahal dan langsung rusak adalah mobil.

Genangan air pada mobil pasti meninggalkan kerusakan, tak hanya pada bagian interior, tapi pun -yang terpenting- pada  mesin. Komponen mekanikal, maupun elektrikal dipastikan akan mengalami keausan lebih cepat. Sebab, ampas lumpur dan jamur yang tertinggal sangat sulit untuk dibersihkan. Sialnya, garansi pun kerap batal jika kerusakan disebabkan bencana.

Lantas, pemilik mobil ‘eks banjir’ umumnya memilih untuk merapikan mobil itu, lalu menjualnya. Nah, jika begini, yang paling dirugikan adalah pembeli mobil bekas. Mereka mungkin saja terjebak, sebab mengenali mobil eks banjir tak semudah mengenali mobil mulus. Apalagi penjual pun cenderung untuk tak jujur, dan diam tanpa mengungkapkan kondisi mobil yang sesungguhnya. Namun sebenarnya ada beberapa langkah detail yang bisa dilakukan calon pembeli mobil bekas agar selamat dari ‘bencana’. Berikut adalah tips yang harus Anda perhatikan jika ingin membeli mobil di musim banjir saat ini.

1. Periksa Kelembaban dan Kotoran
Carilah adanya bekas uap air yang biasanya mengembun di sekitar batok lampu baik di dalam kabin maupun di bagian luar mobil. Lalu, buka dan teliti bagian kompartemen, dan rak-rak di dalam mobil, biasanya akan ditemukan endapan pasir atau tanah yang ditinggalkan lumpur di sudut-sudut sempit. Jangan lupa periksa pula bagian bawah atap yang biasanya menyimpan kotoran dan karat. Terakhir, selipkan tangan Anda untuk meraba bagian bawah jok, dan rasakan jika ada kelembaban.

2. Gunakan Indera Penciuman
Apakah anda mencium bau tak sedap. Endapan air meresap ke dalam jok mobil dan sangat sulit untuk menghilangkan bau tak sedap yang tertinggal. Periksa sudut-sudut jok, angkat karpet dan semua bagian mobil yang sulit untuk kering. Di tempat itu jamur dan endapan biasanya tumbuh.

3. Jeli Lihat Komponen Interior yang Ganjil
Anda wajib untuk memberikan perhatian ekstra dengan mengamati setiap detail komponen yang ada di dalam kabin. Carilah komponen yang ganjil dan tak selaras dengan keseluruhan bagian di dalam mobil.

Apakah karpet terlihat baru dan tak sesuai dengan usia mobil?  Adakah yang hilang atau diganti? Apakah sarung jok terlihat janggal dan tak terangkai rapi dengan karpet. Patut dicurigai komponen-komponen yang tak rapi ataupun terlihat terlalu baru adalah komponen baru yang dipasang setelah mobil diangkat dari banjir.

4. Mintalah Riwayat Perawatan Mobil
Mobil yang baik umumnya dilengkapi dengan riwayat perawatan, setidaknya riwayat perawatan berkala. Mungkin pula riwayat klaim asuransi. Atau bahkan pada beberapa orang, ada yang terbiasa menyimpan kuitansi pembayaran dan detail dari setiap perawatan selama mobil itu dipakai. Dari sana bisa diperoleh gambaran kondisi mobil.

5. Tes Drivedan Periksa Fungsi Elektrikal
Poin ini merupakan langkah umum yang selalu dilakukan jika akan membeli mobil. Nyalakan mobil dan cobalah untuk mengendarainya. Bersamaan dengan itu, gunakan semua fungsi elektrikal yang ada, seperti lampu utama, lampu sein, lampu kabin, cetral lock, power window, radio tape, lampu dasboard, wiper dan lain-lainnya. Lakukan secara berulang untuk memastikan semua berfungsi dengan normal.

6. Pakailah Jasa Mekanik
Untuk memastikan kondisi mobil, terutama bagian mesin, sangat dianjurkan untuk membawa mekanik langganan kita untuk memeriksanya. Mekanik yang berpengalaman dapat megenali endapan kotoran di sela-sela mesin dan tempat yang tak terjangkau oleh mata awam. Yang pasti mekanik tahu benar apa yang harus mereka periksa.

Hal ini penting pula jika mobil masih dalam masa garansi. Sebab, garansi akan gugur jika mobil terbukti pernah terendam banjir, meskipun kerusakan tak dapat disebutkan dengan rinci.

7. Jangan Ambil Risiko
Nah, jika Anda mencurigai bahwa mobil tersebut sepertinya pernah terkena banjir, segera tinggalkan. Jangan ambil risiko, meskipun sesungguhnya Anda tak yakin dengan apa yang Anda rasakan. Ingat, penghematan uang dengan harga mobil yang murah akan segera berakhir dan menjadi mahal saat Anda terpaksa memperbaiki mobil dikemudian hari. Jangan ambil risiko itu. Carilah mobil yang benar-benar Anda yakini. Selamat berburu … (GLO)

Sumber : Kompas.com

Tags:

Jan 23

23 Januari 2010

Maka bagi pemilik Blazer yang akan memasuki musim kemarau, sudah harus bersiap untuk mengecek beberapa solusi problem di bawah ini. Apalagi Blazer kan sekarang usianya sudah lumayan ‘tua’. •Cek evaporatornya. Ternyata lokasinya berada di ruang mesin. Posisinya dekat sekali dengan header, peranti pertama kali sistem knalpot. •Dryer dan selang pipa A/C juga sangat dekat dengan header. Oleh karena itu temperatur udara di dalam evaporator jadi cukup tinggi. Itulah mengapa A/C dalam kabin jadi terasa kurang dingin, karena saluran awalnya sudah ‘dioven’ duluan. •Peredam panas dengan pelapis dari aluminium bisa digunakan. Cari saja di toko aksesori atau onderdil. Selembarnya antara Rp 50-100 ribu dengan ukuran 120×100 cm. •Pasang peredam di evaporator dan selang pipa A/C. Balutkan peredam pada boks evaporator lalu rekatkan dengan lem, dilanjutkan pada selang-selang pipa A/C. Potong peredam sesuai dengan ukuran pipa, kemudian lapisi selang pipa tersebut dengan peredam dan ikat dengan cable ties.

Sumber : FaJaR

Jan 20

20 Januari 2010

Setelah sempat mengintip di gelaran Indonesia International Motor Show 2008 lalu, akhirnya Audi A5 resmi diluncurkan PT. Garuda Mataram Motor selaku ATPM Audi di awal April 2009 lalu. Desain sedan kupe GT (Grand Tourer) dua pintu yang berkapasitas 4 penumpang ini memadukan semua unsur kemewahan, fitur lengkap, kenyamanan serta desain yang progresif dari tradisi sporty yang dirancang Audi. Selain desain bodi sepanjang 4,63 meter yang sarat detail sporty namun anggun, banyak fitur canggih yang melengkapi generasi keempat sedan dua pintu Audi ini. Dapur pacunya diisi oleh mesin 3.2 FSI yang mampu semburkan daya sebesar 265 dk dan torsi 330 Nm yang dihasilkan pada putaran mesin 3.000 sampai 5.000 rpm, dari angka kompresi yang tinggi 12.5:1. Ditunjang dengan sistem penggerak roda legendaris Quattro (4 roda), serta transmisi matic (multitronic). Kecepatan maksimum yang mampu ditorehkannya mencapai 250 km/jam. Dengan akselerasi 0-100 km/jam yang mampu tembus angka 6,4 detik. Namun dengan teknologi FSI (Fuel Stratified Injection) membuat efisiensi dalam konsumsi bahan bakar, sehingga diklaim mampu habiskan 1 liter untuk 7,4 km (jalanan kota) atau 14 km (jalanan jauh/luar kota). Pada sektor kaki-kaki, Audi A5 punya wheel base panjang (jarak antar roda depan dan belakang) 2.751 mm dan track yang lebar (jarak antara roda kiri dan kanan) 1.590 mm (depan) dan 1.577 (belakang). Suspensi depan gunakan sistem five link dan belakang pakai trapezoidal-link khas Audi yang mampu atasi kelincahan mobil, pengendalian yang natural dan respon steering yang akurat untuk kenyamanan. Utamanya pada penempatan as roda depan yang diset lebih maju ke depan 152 mm dan 30 mm lebih tinggi, untuk kurangi jarak overhang depan, distribusi beban as roda yang lebih baik, handling daan kenyamanan. Sistem pengereman gunakan disc brake ukuran besar 16 dan 17 inci, dengan fitur anti-dive compensation di roda belakang untuk meredam gerakan ‘pitching’ (efek perpindahan gaya beban) berlebih saat pengereman. Sistem pengereman dilengkapi dengan Electromechanical Parking Brake (EPB) dan Audi Hold Assist yang berfungsi mirip rem tangan otomatis, ketika perjalanan padat saat tanjakan. Sehingga tak perlu injak dalam-dalam rem, tekan saja tombol di konsol tengah (A), dan mobil akan mengaktifkan rem tangan secara otomatis. Namun saat mulai melaju, injakan gas saja mampu menonaktifkan kembali sistem ini. Untuk varian yang masuk ke Indonesia, PT. GMM sudah melengkapinya dengan velg 19×8,5 inci dan ban 235/35ZR19. Dengan ruang fender yang lega, masih mampu dijejalkan velg sampai 20-21 inci. Untuk warna bodi ditawarkan dua pilihan, yaitu hitam dan silver. Dipasarkan dengan harga Rp 1,45 M (on the road DKI), dengan target penjualan setahun 10 unit.

Sumber  : Rendy

Tags:

Jan 15

15 Januari 2010

Segala sesuatu yang bisa meningkatkan performa sampai batas yang diizinkan merupakan target yang selalu diburu penyuka kecepatan. Penambahan komponen sampai utak atik perangkat standar pun jadi hal yang bisa dimafhumi dan menggejala. Dua EVO X, masing-masing milik bengkel RD-GR dan Mr. H ini jadi contohnya. Berkat oprekan tangan dingin Andry Widjaja, bos bengkel RD-GR, dua mobil ini diklaim bisa menyemburkan tenaga 350 Hp. Wesss…, melesat cepat! Aplikasi peningkatan performa mesin ini merupakan paket yang diberikan bengkel RD-GR. “Gua jual mobil sudah berikut paket modifikasi mesinnya,” ucap Andry yang akan membuka bengkelnya secara resmi bulan Mei nanti. Alasan lainnya, mesin standar yang punya tenaga 280 hp masih bisa ditingkatkan sampai 400 hp, “Mesinnya kuat sampai 800 hp, tapi transmisinya hanya kuat 400 hp.” Paket 350 hp ditujukan dan dilakukan lantaran perangkat ini sudah tersedia di pasaran. “Ke depannya mau ditingkatkan ke angka 400 hp,” cetus Andry. Khusus mobil bengkel RD-GR yang diberi julukan EVO X RD-GR CZ4A 01 dibuat mampu bertenaga sampai 350 hp lantaran mengaplikasi beberapa komponen mesin. Komponen itu diantaranya alumunium intake box ARC, titanium top intercooler pipe ARC, exhaust system titanium ARC, intercooler ARC, intercooler pipe 60 mm HKS dan boost controller EVC HKS. Terakhir pengaturan setting dengan memakai computer reflash ECU TEK. Komponen dan setting menjadi satu kesatuan untuk hasilkan tenaga 350 hp. Ditilik dari andil paling besar peningkat tenaga, maka computer reflash ECU TEK merupakan gerbang utama yang membuka tabir hingga mobil ini mampu bertenaga sampai 350 hp. Sistem ECU standar diberi software baru atau di-mapping ulang. Apa saja yang diatur? Pertama speed limiter dibuka, berikutnya ignition timing dengan bahan bakar diatur lagi. “Boost controller jadi 1,7 Bar, standarnya cuma 1,1,” ungkap Andry yang pernah dapat pelatihan ilmu permesin di HKS Jepang. Sedangkan untuk besutan Mr. H yang diberi julukan EVO X RD-GR CZ4A 02 (CZ4A adalah kode mesin EV X) juga dibuat mampu bertenaga sampai 350 hp. Rincian produk yang dipakai sama, hanya bedanya pada intercooler. Kalau EVO X milik bengkel RD-GR pakai ARC, maka besutan Mr. H memakai AMS. “Pakai AMS lebih karena produk ARC ketika mau dipakai belum tersedia,” aku Andry. Dan secara spesifikasi tak jauh beda, artinya target untuk mendapatkan besutan dengan tenaga 350 hp dapat tercapai.

Sumber  : Rahmat

Jan 12

12 Januari 2010

Ada beberapa kiat untuk menjaga mesin diesel (Engine Truck Parts) aman melaju. Memang mesin penting, tetapi yang teramat penting adalah orang yang membuat, memelihara dan menjalankannya. Kebanyakan truk memerlukan perawatan yang lebih, karena jam kerja mesin yang berlebihan, menyebabkan perlunya penggantian Engine Truck Parts dan Truck Parts New .Berikut kiat pemakaian dan perawatan bagi pemilik kendaraan bermesin diesel :

1. Pemakai mobil diesel jangan terburu menjalankan mesin diesel sebelum dilakukan pemanasan. Mesin diesel harus dipanasi sedikitnya lima menit. Lihat Big Truck Parts dan Truck Parts Engine.

2. Yang paling utama adalah jangan sampai tangki solar kosong. Disarankan saat tangki berisi 1/3 dari kapasitas, harus segera diisi kembali. Jika tangki kehabisan solar, pemakai harus memompa injection pump karena sifat solar tidak menguap.

3. Bila terjadi kerusakan parah pada injection pump, sebaiknya langsung dibawa ke bengkel, jangan melalui montir sembarangan. Perbaikan harus dilakukan di bengkel khusus mesin diesel. Lihat Truck Part New.

4. Filter udara harus rajin dibersihkan minimal setiap 20 km. Sebab debu adalah musuh utama dari mesin diesel. Debu yang masuk ke ruang mesin mempercepat keausan pada ruang bakar karena debu akan menjadi bahan pengasah antara selinder dengan ring piston.

5. Selain filter udara, filter solar juga harus diperhatikan kebersihannya. Bila rusak harus segera diganti (Trucking Parts). Jangan ditunda-tunda, harus terbebas dari sampah supaya tidak terjadi penyumbatan.

6. Disamping setiap pagi harus membuang air dari saringan solar maka scara rutin dianjurkan membersihkan saringan solar (Truck Part Engine) dan diganti setelah menempuh 16.000 km.

7. Terakhir, Baterey (Accu), kabel- kabel dan busi (Engine Truck Part). Meski mesin disel bisa dihidupkan tanpa ketiga bagian ini, yakni dengan cara ditarik mobil lain namun hal itu tentu tidak dilakukan setiap hari. Akan terasa aneh, setiap hari harus ditarik baru mesinnya hidup.

Sumber :  http://www.inilah.com/

Tags:

Jan 05

05 Januari 2010

new-gm-products-555Inilah dampak yang dihasilkan oleh krisis ekonomi di wilayah Amerika Serikat, GM (General Motor) merupakan raksasa otomotif di AS dan menurut versi Fortune 500 menduduki posisi 6 tertinggi dari seluruh perusahaan korporasi di AS.

Gulung tikarnya 1100 dealer (dari total 6000 dealer) ini merupakan salah satu strategi GM untuk menyelamatkan keuangan perusahaan yang semakin lama semakin lemah. direncanakan pula beberapa brand akan dihentikan yaitu Saturn, Hummer, Saab and Pontiac.

Gulung Tikarnya banyak dealer ini mengancam 57.000 pekerja akan kehilangan mata pencahariannya.

sumber: www.cnn.com

Tags:

Jan 04

04  Januari  2010

Mobil Terhebat Sepanjang Masa

MASERATI 250F 1954 Masih handal

MASERATI 250F Mobil balap klasik yang produksinya tahun 1954 ini mendapat gelar mobil balap terhebat sepanjang masa dari majalah dan situs otomotif klasik populer di Inggris, Octane. Voting dilakukan terhadap tak kurang dari 33.000 pembaca majalah dan situs Octane. Dari voting terlihat bahwa Maserati dengan 250F-nya berhasil mengalahkan beberapa mobil terkenal lainnya.

Maserarti 250F berhasil meraih hati para pembaca sehingga mengalahkan 8 mobil lainnya antara lain Auto Union Type C, Lotus 49, Porsche 917, Cobra, dan Mercedes Benz W196. Toyota TS010 Group C yang menjadi mobil juara F1 tahun 1950 pun harus berlapang dada mengakui popularitas Maserati F250.
1959 Lotus Climax 16.varian MASERATI 250F

1959 Lotus Climax 16.varian MASERATI 250F

Sebagian besar mobil-mobil yang diikutsertakan dalam voting ini karena dinominasikan oleh pembalap-pembalap terkenal, seperti Brian Redmon, Damon Hill, dan Derek Bell.

Maserati 250F sendiri adalah hasil nominasi yang dilakukan pembalap Sir Stirling Moss dalam voting tersebut. Moss mengatakan bahwa dirinya sangat memiliki pengalaman yang berkesan dengan mobil pilihannya tersebut.

“Saya memiliki cinta yang besar terhadap Maserati 250F karena mobil itu adalah mobil yang memberikan saya prestasi di ajang Formula One Grandprix,” papar Moss yang tercatat sebagai pembalap yang telah memenangkan 16 kali Formula One Grand Prix.

“Saya sangat tidak menyukai posisi duduk pembalap yang sangat tegak lurus dan central throttle-nya dari mobil-mobil balap masa kini. Dan Maserati-lah yang tidak melakukan semaunya itu,” tambah Moss yang menyebut Maserati sebagai partner “dansa”-nya

Maserati 250F adalah mobil yang diproduksi tahun 1954. Mesinnya menggunakan Maserati A6 SSG berkapasitas 2.500cc 6 valve dengan empat percepatan. Belakangan di seri yang lebih baru, Maserati memberikan mesin 16 valve untuk 250F dengan 5 percepatan. Maserati 250F yang digunakan dalam ajang F1 menggunakan bahan bakar campuran yang terdiri dari 50% methanol, 35% bensin, 10% acetone, 4% benzol, dan 1% oli.

Suspensi depannya mengadopsi wishbone independent, dan De Dion tube untuk suspensi belakangnya. Untuk chassisnya menggunakan aluminium tubular ladder frame, sedangkan ban yang digunakannya adalah Pirelli.

Maserati 250F adalah hasil rancangan Gioacchino Colombo, Vittorio Bellentani and Alberto Massimino yang belakangan direkrut Maserati.

Sumber : Media otomotif

Tags: