Jul 31

31 Juli  2009

Chevrolet Camaro

Chevrolet Camaro ini adalah salah satu contoh dari mobil dari jenis pony car. Pony car sendiri adalah jenis mobil berorientasi sport yang mulai muncul sejak diluncurkannya Ford Mustang di tahun 1964. Meski Camaro original sendiri sudah berusia 40 tahun lebih, namun nampaknya Chevrolet belum bermaksud menghentikan produk ini.

Chevrolet Camaro

Pertengahan 2006 lalu, Chevrolet memastikan bahwa generasi kelima dari Camaro akan dilepas tahun 2010 nanti dan Oshawa Car Assembly yang berbasis di Canada mendapat kehormatan untuk memproduksi mobil legendaris ini.

Camaro generasi kelima ini akan dilepas dengan dua pilihan mesin, V6 dan V8. Versi dengan mesin V6 sendiri akan dilepas dengan kode LS dan LT sementara yang menggunakan mesin V8 akan diberi kode SS. Kabarnya versi convertible dari Camaro akan dilepas 9 bulan setelah peluncuran versi coupe ini.

Chevrolet Camaro

Agaknya keputusan untuk ‘menghidupkan’ lagi Camaro ini terjadi setelah penjualan Ford Mustang generasi kelima yang dilepas tahun 2005 kemarin berhasil melampaui target yang dicanangkan Ford. Namun meskipun begitu, banyak pengamat yang memperkirakan bahwa penjualan Camaro ini tak akan terlalu bagus bila mengingat konsumsi bahan bakar Camaro yang tak bisa dibilang irit. Apalagi dengan makin tingginya harga BBM belakangan ini.

Dari sisi desain, Camaro generasi V ini tak akan jauh beda dengan Camaro Concept yang lebih dulu diperkenalkan. Bedanya mungkin hanyalah bahwa versi tahun 2010 ini tak akan seglamor versi konsepnya. Misalnya saja lingkar roda yang hanya dipatok 20 inci. Tak hanya itu, pilihan warna dan aksesoris juga tampaknya akan mengalami pemangkasan.

Chevrolet Camaro

Dari tampilan luarnya, Camaro 2010 ini ada sedikit kemiripan dengan Chevrolet Corvette 2007 walau ‘bau’ Camaro masih tercium kuat pada generasi ini. Bila dibanding dengan pesaingnya, Mustang atau Dodge Challenger, Camaro 2010 ini terlihat lebih modern dan seksi.

Dari ukuran tubuh, generasi kelima ini sedikit lebih lebar sekaligus lebih tinggi bila dibanding dengan generasi keempat yang dilepas tahun 2002 lalu. Ini membuat interior Camaro 2010 ini jadi terasa lebih lapang.

Ada rumor yang mengatakan bahwa bila harga BBM terus naik, General Motor sebagai induk dari Chevrolet akan memberi opsi mesin turbocharged 4 silinder di samping mesin V6 dan V8.

Spesifikasi:
Model    :    Chevrolet Camaro LS, LT and SS
Engine    :    3.6-liter V6, 6.2-liter V8
Horsepower    :    300 (DI V6), 400 (V8, automatic trans.), 422 (V8, manual trans.)
Torque    :    273 (DI V6), 395 (V8, automatic trans.), 408 (V8, manual trans.)
Transmission    :    six-speed manual, six-speed automatic
Compression ratio    :    11.3:1

10.7:1
Wheelbase    :    112.3 inches
Length    :    190.4 inches
Width    :    75.5 inches
Height    :    54.2 inches
Base curb weight range    :    3741 pounds (LT manual), 3913 (SS automatic)
Situs Resmi    :    www.chevrolet.com

Sumber :  KapanLagi.com -

Tags: ,

Jul 30

30 Juli  2009

PADA beberapa kompleks perumahan di DKI Jakarta, kita mudah sekali keluar masuk di sana saat siang hari. Namun di malam hari, jalanan yang ada di sana jadi sempit karena banyaknya mobil yang terparkir di sana.

BUKAN. Mobil-mobil itu bukanlah mobil tamu yang datang malam. Benda-benda beroda empat itu adalah milik orang-orang di dalam kompleks perumahan itu. Saat siang, mobil itu bepergian bersama pemiliknya. Namun pada malam hari, tatkala pemiliknya pulang, sebuah mobil bisa menjadi masalah bagi seluruh kompleks perumahan. Karena sempitnya lahan, sebuah mobil belum tentu terparkir di dekat rumah pemiliknya.

Inilah probelem besar yang dihadapi masyarakat di perkotaan. Areal yang ada, habis terpakai untuk dibanguni rumah, sedikit areal untuk tanaman hijau, jemuran dan lahan parkir.

Dalam perkembangannya kemudian, warga merasa tidak cukup hanya dengan satu sepeda motor atau satu mobil. Sebuah keluarga kecil: suami istri, dengan tiga anak yang berangkat dewasa, merasa tidak cukup hanya dengan satu mobil. Keluarga ini, karena kemampuan ekonomi, akhirnya mampu membeli tiga mobil tambahan. Akibatnya, lahan parkir yang ada tidak cukup menampung tiga mobil baru. Jadilah halaman dan dan taman luar rumah menjadi areal parkir mobil. Ini, jelas fenomena yang sangat tidak sehat.

Kini, lebih parah lagi, banyak rumah di pinggiran Jakarta sama sekali tidak memberi ruang bagi tempat parkir pribadi. Seluruh luas tanah yang dimiliki, habis dipakai untuk area rumahnya. Parkir mobil dicadangkan di jalanan depan rumah. Ini artinya memakai area publik untuk kepentingan pribadi. Kembali seperti alinea awal tulisan ini, orang lain yang tidak tinggal di situ menjadi kesulitan saat sekadar lewat. Jalan yang sempit makin menjadi sempit karena dipenuhi mobil warga yang parkir.

Daya beli

Para pengembang perumahan di Jakarta sangat memahami hal ini sehingga membuat rumah yang lebih besar dan dengan lahan parkir lebih luas. Akan tetapi masalahnya kemudian terpulang kepada daya beli masyarakat. Sebab makin besar rumah yang ditawarkan pengembang kepada masyarakat, makin mahal harga rumah tersebut.

Apakah dengan hadirnya masalah masyarakat harus dibatasi untuk membeli mobil? Rasanya tidak adil sebab, ini menyangkut hak warga untuk membeli. Masyarakat bisa berpikir bahwa dengan uang halal, yang mereka peroleh dengan kerja keras, pantas kalau diganjar dengan mobil bagus.

Jalan keluar bagi hal ini tampaknya perlu dilakukan. Misalnya dengan membuat lahan parkir yang benar-benar feasible untuk dimanfaatkan.

Di Osaka, Jepang, Kompas menyaksikan beberapa solusi parkir warga yang menarik. Di Jepang, masalah mobil pribadi memang tidaklah serumit masalah Jakarta karena di sana sarana angkutan umum sudah sangat baik. Mobil pribadi bukanlah pilihan pertama dalam bepergian.

Walau begitu, karena harga tanah sangat mahal, rumah-rumah yang ada jarang sekali yang memiliki halaman yang cukup luas untuk menaruh mobil.

Sebuah kompleks perumahan umumnya mempunya lahan parkir kolektif. Artinya, dalam sebuah blok perumahan, warga yang memiliki mobil berpatungan untuk membeli sebidang lahan yang akan dipakai untuk tempat parkir bersama-sama.

Konsekuensi hal ini adalah, sebuah mobil bisa jadi terletak agak jauh dari rumah pemiliknya. Namun, ini konsekuensi logis yang lain dari besarnya uang patungan untuk membeli lahan itu. Yang rumahnya dekat ke lahan parkir, bayarnya lebih mahal daripada yang rumahnya lebih jauh.

Di Indonesia, hal ini agak sulit dilakukan karena kecenderungan orang Indonesia yang kalau sudah punya mobil enggan berjalan kaki sejengkal pun. Jadi, kalau bisa mobil pun diparkir di depan pintu.

Sebuah solusi perparkiran lain di Osaka yang juga menarik adalah garasi hidrolik.

Dengan garasi hidrolik yang harganya memang tidak murah ini, sebuah mobil bisa diparkir di atas mobil lainnya.

Cara kerja garasi hidrolik seperti yang terlihat di dua foto di halaman ini, mirip dengan cara kerja dongkrak.

Mobil yang akan diparkir diletakkan di atas plat yang lalu diangkat dengan peralatan hidrolik. Area kosong di bawah plat hidrolik itu bisa diisi mobil lain.

Namun,, apa pun solusinya, kenyamanan hidup kita semua memang ditentukan cara hidup kita sendiri.(as/arb)

Tags:

Jul 29

29 Juli 2009

Nissan 370Z

Cari: MOBIL BEKAS & BARU

Belum pernah ada pabrik mobil yang memperkenalkan produk baru mereka lewat video game seperti yang dilakukan Nissan pada produk Nissan 370Z-nya. Ya, mobil ini memang sudah bisa ‘dicoba’ lewat game Need for Speed: Undercover bahkan sebelum mobil aslinya diluncurkan.

Nissan 370Z

Generasi tahun 2009 dari mobil yang di Jepang dikenal dengan sebutan Fairlady Z ini memang mengusung beberapa perbaikan dari generasi sebelumnya 350Z. Perbaikan pertama, yang jelas adalah peningkatan kapasitas mesin menjadi 3,7 liter tetap dengan konstruksi mesin V-6 sama seperti sebelumnya.

Peningkatan ini memberikan tenaga hingga 332 daya kuda dan torsi sebesar 270 lb-ft. Nissan memberikan dua opsi sistem transmisi pada mobil sport ini. Yang pertama adalah sistem transmisi manual dengan enam gigi percepatan sementara sistem transmisi otomatis akan menggunakan tujuh gigi percepatan.

Nissan 370Z

Bukan hanya mesin saja yang mengalami perbaikan. Bodi mobil ini pun mengalami sedikit modifikasi dari 350Z. Yang jelas terlihat, lebar badan mobil ini mengalami peningkatan sekitar 1,3 inci sementara panjang bodi juga sedikit mengalami pemangkasan. Bahkan tinggi mobil ini pun sedikit lebih rendah bila dibanding dengan 350Z. Dengan banyaknya pemangkasan, berat total mobil ini mengalami penurunan sekitar 40kg.

Secara fisik ada beberapa perubahan yang terjadi pada 370Z ini. Di bagian depan, grille didesain ulang dengan bentuk yang mencuat ke depan pada bagian bawah dan sekilas terlihat mirip mulut ikan. Perubahan lain adalah pada desain lampu depan yang sekarang menyerupai rancangan lampu Maxima yang berbentuk seperti bumerang.

Nissan 370Z

Bagian atap yang semula melengkung nyaris tanpa sudut kini dibuat meruncing tepat di atas kabin kemudi sementara bagian belakang terlihat lebih menggembung dengan desain lampu belakang seragam dengan desain lampu depan. Hasilnya secara keseluruhan desain bodi mobil ini terlihat lebih ‘sangar’ bila dibanding dengan 350Z.

Nissan 370Z ini pertama kali dipamerkan pada publik dalam acara Los Angeles Auto Show yang digelar antara 21 November hingga 30 November lalu. Kabarnya, 370Z ini akan dijual dengan harga mulai US$29.930 dan baru akan dipasarkan awal tahun depan. Berminat? Mungkin ada baiknya Anda mencoba dulu performa mobil ini lewat Need for Speed: Undercover sebelum memutuskan untuk membelinya.

Spesifikasi:
Mesin    :    3.7-litre V6 (VQ37VHR)
Max. Power    :    246kW @ 7000RPM
Max. Torque    :    366Nm @ 5200RPM
Bore & Stroke    :    95.5 x 86.0
Compression ratio    :    11:1
Transmisi    :    6-speed manual with automatic rev matching/ 7-speed auto w/ manual mode and paddle shifters
Wheelbase    :    2.550 mm
Panjang    :    4.240 mm
Lebar    :    1.850 mm
Tinggi    :    1.320 mm
Situs Resmi    :    www.nissanusa.com

Sumber :  KapanLagi.com -

Tags: ,

Jul 28

28 Juli  2009

KEBERADAAN beragam jenis suku cadang atau spare part mobil kadang membuat konsumen bingung. Pilihan mana yang tepat sebaiknya teliti dulu sebelum membeli.

Secara umum spare part khususnya suku cadang yang cepat diganti atau fast moving sparepart seperti busi, saringan oli, saringan bensin, atau saringan udara terdiri atas tiga kelas yang masing-masing tingkatan menunjukkan kualitas. Pertama adalah spare part original dengan kualitas bagus dengan harga yang mahal.

Kedua adalah spare part buatan Jepang dengan kualitas bagus dan harga yang agak murah. Sejumlah praktisi automotif menyatakan spare part jenis ini merupakan supplier dari barang orisinal, hanya mereknya saja yang berbeda. Mengapa harganya sedikit agak murah karena mereknya tidak harus beli. Ketiga adalah spare part lokal di mana komponen ini produk asli dalam negeri yang dibanderol dengan harga murah, namun kualitasnya pun kurang bagus.

Sebenarnya berbicara spare part asli atau palsu akan sangat relatif. Karena dalam setiap spare part ada tingkatannya. Untuk komponen orisinal tentunya mahal. Harganya bahkan ada yang dua hingga tiga kali lipat dengan harga spare part  lokal. Kalau spare part lokal Rp150.000, maka spare part orisinal bisa mencapai Rp350.000.

Untuk meminimalisasi kerugian akibat salah membeli spare part, konsumen dapat membeli buku spare part, atau buku pricelist. Namun, untuk pricelist biasanya hanya ada di original part. Memang cara ini dinilai akan membuat konsumen repot, namun tidak ada salahnya mencoba.

Secara umum, agar terhindar dari spare part palsu sebaiknya perlu memperhatikan sejumlah hal. Yang paling mudah mebedakan antara spare part asli atau palsu dapat dilihat dari kemasannya. Spare part asli biasanya dilabeli stiker hologram, sedangkan spare part palsu biasanya tidak dicantumi stiker hologram. Selain itu, setiap lengkung spare part palsu biasanya terlihat kasar (walaupun tipis/kecil), berbeda dengan spare part asli yang benar-benar mulus. Sedangkan untuk velg biasanya terasa lebih ringan dibandingkan velg lokal yang terasa berat.

(sindo//ton) .

Sumber : http://autos.okezone.com

Tags:

Jul 27

27 Juli  2009

Di kalangan pengendara mobil, pada umumnya beredar tudingan miring
terhadap profesionalitas aparat polisi lalulintas kita, terutama dalam
hal pelanggaran lalu lintas. Para pengendara yang kena tilang kadangkala
merasa tuduhan petugas lalulintas mengada-ada.

Yang paling sering misalnya, setelah SIM dan STNK lengkap dan sah,
sampailah ke pertanyaan soal ada tidaknya kelengkapan kotak Pertolongan
Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Memang, kelengkapan yang satu ini masih
belum banyak disiapkan para pengendara. Akibatnya, banyak pengendara
yang dijerat dengan tuduhan melanggar lalu lintas lantaran ketiadaan
kotak obat P3K di dalam mobil.

Tidak perlu kita perdebatkan apakah tindakan polisi seperti itu memang
akal-akalan atau bukan. Yang jelas, ketersediaan kotak P3K di dalam
mobil tergolong perlengkapan yang penting. Sebaiknya, selain melengkapi
dengan SIM dan STNK yang legal, lengkapi pula mobil Anda dengan kotak
P3K. Banyak kejadian darurat yang menyangkut keselamatan pengendara di
jalan yang dapat diatasi dengan kesediaan obat maupun perlengkapan
pengobatan yang kita bawa. Seandainya pun bukan anggota dan penumpang
mobil kita, kotak obat itu pun dapat membantu menyelamatkan korban lalu
lintas yang mungkin kita temui di perjalanan.

Ada juga masalah alat komunikasi. Sempat ada wacana bahwa polisi akan
menilang pengendara yang kedapatan menggunakan alat komunikasi
(handphone) saat berkendara. Meskipun belum jelas peraturannya,
berkendara sambil menelpon memang tidak disarankan. Sebaiknya, bebaskan
diri dari handphone yang dapat mengganggu konsentrasi saat berkendara.

Selain SIM, STNK, kotak P3K, anjuran untuk tidak menggunakan handphone
saat berkendara, sudah selayaknya mobil pun kita lengkapi dengan seat
belt, toolset standar, segitiga pengaman, dan komponen-komponen cadangan
seperti ban, bohlam, sekring, tali kipas, minyak rem, oli dll. Jangan
lupa pula untuk menyimpan nomor CALL AstraWorld 89 898 di phonebook Anda
yang dapat Anda gunakan jika mengalami kondisi darurat di perjalanan.

Demikian poin-point penting agar berkendara menjadi kegiatan yang nyaman
dan membuat hati tenang. Bila ada masukan lain, silakan email melalui
customerservice@astraworld.com agar AstraWorld bisa melengkapi dan share
ke para pembaca tips and tricks.

Sumber: Astraworld.com

Tags: ,

Jul 26

26 Juli  2009

Loris Capirossi sangat optimistis dengan motor GSV-R. Pembalap yang baru direkrut Rizla Suzuki ini yakin, mereka bisa bersaing dengan para kompetitor lainnya pada balapan MotoGP 2008.

Capirossi bersama rekan setimnya, Chris Vermeulen, belum melakukan tes terhadap mesin Suzuki 2008. Tapi, hasil percobaan musim dingin lalu di Valencia, Sepang dan Phillip Island memberikan harapan yang cukup besar.

Tes resmi pertama GSV-R baru akan dilakukan di Sepang pada 22 Januari nanti.

“Ini adalah waktu yang hebat bersama Suzuki, saya yakin telah bergabung dengan tim yang hebat. Saya senang dengan hasil tes tahun lalu, dan sangat bergairah dengan apa yang diperlihatkan dalam tes di Sepang,” ungkap Capirossi.

Mantan pembalap Ducati tersebut mengakui, tahun ini persaingan akan semakin ketat karena tim-tim lain juga pasti melakukan perbaikan. Namun menurutnya, Suzuki bisa berkompetisi dengan baik.

“Kami perlu melakukan beberapa tes agar bisa menemukan settingan dan performa terbaik saat balapan pertama. Kamu tak perlu menang saat tes, tapi perlu kesempatan yang bagus untuk meyakinkan bahwa kamu berada dalam posisi yang terbaik untuk meraih kemenangan pada awal musim,” tambah pembalap Italia tersebut.

Sementara itu, Vermeulen yang akan melakoni musim ketiganya bersama Suzuki juga sudah tak sabar. Dia mengaku timnya sudah siap menghadapi balapan.

“Saya tak bisa menunggu untuk membalap lagi dan memulai tes. Kami mengalami kemajuan yang bagus selama tes pada akhir tahun lalu dan saya memiliki hubungan yang bagus dengan crew chief Tom O’Kane. Tahun ini adalah musim ketigaku di MotoGP, jadi ini waktu yang sangat penting dalam karierku. Saya yakin, saya berada di tim yang tepat dan motor yang tepat. Kami bisa mencapai hasil bagus di tahun 2008,” pungkas pembalap Australia yang musim lalu mencetak kemenangan pertama pada sirkuit basah di Sirkuit Le Mans, Perencis. (CRASH/LOU).

Sumber : http://otomotif.kompas.com

Tags:

Jul 25

25 Juli  2009

Audio mestinya mendukung kenyamanan berkendara. Minimal, suara yang keluar dari sistem audio tidak mengganggu telinga dan enak didengar. Nah, apa jadinya bila suara atau musik yang keluar dari sistem audio tidak terdengar jelas? Ada noise, gangguan saat menyetel tape atau radio. Gangguannya macam-macam. Ada yang terdengar bunyi melengking. Ada juga yang mendengung. Biasanya, suara yang mengganggu telinga kita itu makin terdengar jelas ketika pedal gas kita injak semakin dalam.

Bila indikasinya sangat terkait dengan pedal gas, segera periksa sistem pengapian mobil Anda. Kemungkinan besar, sumber gangguan berasal dari situ. Teknisi biasa menyebutnya dengan storing. Storing bisa muncul apabila terjadi kebocoran pada sistem pengapian mobil.

Istilah “bocor” digunakan karena memang tegangan yang mengalir melalui sistem pengapian, tidak tersalur sepenuhnya ke busi. Melainkan, keluar ke tempat lain. Saat keluar tegangan tersebut berinteraksi dengan body mesin.

Interaksi itu sangat mungkin terjadi mengingat tegangan dari sistem pengapian mengandung muatan listrik positif (+), sementara body mesin negatif (-). Selain itu, tegangan yang ada pada sistem pengapian sangat besar: sekitar 20 ribu volt. Interaksi inilah yang kemudian menimbulkan gelombang listrik.

Nah, gelombang listrik yang terbentuk itulah yang mengintervensi kerja sistem audio. Gangguan suara makin terdengar jelas bila pedal gas kita injak kian keras.
Kurang mengenakkan memang. Untuk memperbaikinya, mudah. Periksa koil, kabel busi atau busi. Kebocoran pada sistem pengapian kemungkinan dipicu oleh tiga komponen ini. Barangkali, komponen-komponen tersebut ada yang aus sehingga tegangan listrik tidak tersalur dengan baik. Bila terbukti aus, ganti saja dengan yang baru.

AstraWorld

Tags:

Jul 24

24 Juli  2009
- Hujan yang deras memang sangat mengganggu kenyamanan berkendara. Apalagi jika AC mobil yang dikendarai bermasalah atau mati, maka lengkap sudah ‘penderitaan’ sang sopir.

Saat diguyur hujan, otomatis kita akan menutup jendela mobil kita rapat-rapat. Nah, jika AC mobil kita tak berfungsi dengan baik saat hujan, maka kaca jendela sering berembun, akibat adanya perbedaan tekanan udara. Akibatnya, jarak pandang ke arah depan kelamaan bakal terganggu, lantaran kaca depan berembun tersebut.

Supaya perjalanan mudik tak terhambat akibat masalah ini, bisa dilakukan beberapa kiat darurat untuk menghilangkan kabut di kaca depan. Kita bisa menerapkan cara yang seringkali dilakukan oleh sopir angkutan umum, yakni dengan menggunakan shampoo rambut, yang pastinya sangat mudah kita temukan.

Caranya adalah dengan mengolesi cairan shampoo ke seluruh permukaan kaca bagian dalam secukupnya, karena kalau kebanyakan malah bisa mengganggu penglihatan. Juga jangan dicampur air, karena permukaan kaca yang diolesi kelamaan akan bening lagi.

Cairan shampoo mengandung unsur kimia yang dapat menghalau endapan uap air, sehingga embun akibat suhu panas di kabin tak dapat menempel ke permukaan kaca yang telah diolesi shampoo rambut tadi. (otomotif/bun)

Sumber :  KapanLagi.com

Tags:

Jul 23

23 Juli  2009

Knalpot

Sampai sekarang pabrikan mobil Jerman terkenal dengan kualitasnya. Contohnya Mercedes Benz yang telah menjadi ikon mobil mewah berkualitas di dunia. Tapi siapa sangka knalpot buatan “wong deso” ternyata bisa sampai nancap di mobil mewah tersebut?

Industri knalpot mobil di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, dipercaya memasok kebutuhan produsen mobil merk Mercedez Benz karena dinilai memiliki kualitas baik .”Siapa sangka knalpot buatan saya digunakan Mercedes Benz,” kata Agus Adi Atmaja, perajin knalpot di Desa Patemon-Purbalingga dengan nama Vanvolker Enterprise.

Dimulai dari kontrak pemesanan 1.000 buah @ Rp 2 juta beberapa tahun lalu, kini Benz minta tambahan 1.000 unit lagi untuk mobil seri terbarunya.

Selain melayani pesanan Mercy, knalpot buatan Agus juga dijual untuk masyarakat umum di berbagai kota Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Untuk pasar lokal dijual pada kisaran Rp 35 ribu hingga Rp 250 ribu per unit.

Sumber: Tempo ( Andre Alexander   )

Tags:

Jul 22

22 Juli 2009

Ukuran Velg Dan Ban

Velg dan ban adalah dua bagian yang tidak dapat dipisahkan. Dalam dunia modifikasi, ukuran velg dan ban sangat berpengaruh pada penampilan dari sebuah mobil, namun diluar dari itu, perlu diingat juga besar ukuran dari keduanya sangat mempengaruhi faktor kenyamanan saat berkendara. Untuk itu, ketika mengganti velg dan ban tidak bisa sembarangan, ada banyak hal yang patut diperhatikan agar tidak ada penyesalan dikemudian hari ketika sudah mencangkoknya ditunggangan kesayangan.

Kombinasi Ukuran Velg Dan Ban
Rekomendasi dari pabrik mobil sebuah mobil dapat mengganti ukuran velg tanpa mengurangi performa dari mesin dan kenyamanan dalam berkendaraan adalah maksimal 2 tingkat (+ 2) dari ukuran standar yang di dapat dari pabrik. Tetapi dalam dunia modifikasi sebuah mobil dapat mengganti ukuran peleknya hingga 4 tingkat (+4) diatas ukuran velg standarnya tanpa perlu melakukan perubahan pada bodi mobil.

Tentunya pergantian ukuran velg dengan yang lebih besar (up-size) ini harus diikuti dengan pergantian ukuran ban yang benar sehingga tidak akan terjadi gejala mentok atau gesrot pada bodi dalam mobil maupun pada fender mobil.

Sebagai contoh, Honda New City memiliki ukuran standar velg 15 inci, maka rekomendasi  dari pabrik untuk kenyamanan yang baik adalah mengganti dengan velg ukuran 17 inci dikombinasikan ukuran tebal ban 40, dan apabila ukuran pelek tersebut dirasa masih kurang besar maka maksimal pergantian velg adalah hingga ukuran 19 inci dan dikombinasikan ukuran ban yang berprofil tipis, seperti yang berukuran tebal 35. Patokan kombinasi ukuran antara velg dan ban seperti diatas berlaku juga untuk mobil jenis sedan maupun hatchback seperti Yaris ataupun Jazz.

Efek Merubah Ukuran Ban dan Pelek
Banyak orang bertanya, apakah ada pengaruhnya atau efek jika telah merubah ukuran velg dan ban?.. Manfaat dari melakukan perubahan ukuran velg dan ban jadi lebih besar diantaranya adalah respon  handling mobil menjadi lebih baik ketika berubah arah atau bermanuver, karena area kontak ban dengan permukaan jalan menjadi lebih luas sehingga membuat daya cengkeram ban jadi lebih besar, selain itu penampilan mobil pun menjadi lebih catchy.

Akan tetapi kelemahan setelah up-size velg dan mengganti ban dengan yang berprofil lebih tipis dan lebar akan sedikit mengurangi daya redam mobil terhadap permukaan jalan yang tidak rata dan sedikit lebih bising (noise road) akibat kontak permukaan ban dengan jalan semakin besar.

Hal ini memang tidak berlaku mutlak pada setiap mobil yang ada tetapi dapat menjadi acuan dan panduan untuk mengganti ukuran velg yang lebih besar dengan aman. Agar velg dan ban terpasang dengan baik dan benar tanpa masalah, maka kombinasi dari lebar velg dengan ukuran ban harus sesuai. Dari contoh diatas, hasil dari kombinasi lebar velg dengan ukuran ban diatas adalah berpatokan dengan bentuk ban yang dapat pas melindungi bibir pelek setelah up-size serta agar terhindar dari ban terpentok dengan fender saat setir dibelokkan.

Link Artikel Up Size Velg : http://www.situsotomotif.com/modifikasi/tips-modifikasi-mobil/cara-bijak-up%11size-velg-mobil/

Daftar PCD Mobil
Berikut daftar PCD utk beberapa merk mobil yg ada.

Audi :
-(5×112)
-(5×100)

BMW :
-Dari seri 1 sampe 8 (5×120)
-318i m40 (4×100)

Chevrolet :
-Captiva (5×115)

Ford :
-Laser taxi (4×114,3)
-Ranger (6×139,7)
-Everest (6×139,7)

Daihatsu :
-YRV (4×110)
-Taft/Rocky (5×139,7)
-Feroza (5×139,7)
-Zebra (4×110)
-Xenia (4×114,3)
-Ceria (4×110)
-Classy/Winner (4×100)
-Charade (4×110)

Honda :
-Civic (4×100)
-New Civic (5×114,3)
-City (4×100)
-New Accord (5×114,3)
-Old accord (4×100)
-Maestro (4×114,3)
-Cielo (4×114,3)
-CRV (5×114,3)
-Odyssey (5×114,3)
-HRV (5×114,3)
-Elysion (5×114,3)
-Legend (5×114,3)
-Jazz (4×100)
-Stream (5×114,3)
-New CRV (5×114,3)

Hyundai :
-Atoz (4×114,3)
-accent (4×114,3)
-coupe (4×114,3)
-Trajet (5×114,3)
-Avega (4×114,3)

Isuzu :
-Panther (lama) (4×114,3)
-Panther (baru) (6×139,7)

KIA :
-Carnival (5×114,3)
-Carens (4×114,3)
-Sportage (5×114,3)
-Visto (4×100)

Mazda :
-Lantis/Familia (4×100)
-E2000 (4×114,3)
-RX8 (5×114,3)
-323 (4×114,3)
-626 (4×114,3)
-Mx-6 (5×114,3)
-Astina (4×114,3)
-Rx7 (5×114,3)

Mercedes-Benz :
-Dari A sampai S class (5×112)

Mitsubishi :
-Lancer (lokal) / (Old) (4×114,3)
-Galant (4×114,3)
-Kuda (5×114,3)
-L300 (5×114,3)
-L200 (5×114,3)
-Lancer evolution (versi lokal) (4×100)
-Lancer Evolution (CBU) (4×114,3)
-T120s (4×114,3)

Nissan :
-Xtrail, Serena (5×114,3)
-Cefiro (4×114,3)
-Grand Livina (4×114,3)

Opel :
-Blazer (6×139,7)

Peugeot :
-405, 306, 206 (4×108)
-504, 505, 604 (4×140)

Suzuki :
-Baleno (4×100)
-Esteem (4×100)
-Escudo 2.0 (5×139,7)
-APV (5×114,3)
-Vitara, sidekick (5×139,7)
-Swift (4×100)
-Aerio (4×100)
-Katana (5×139,7)
-Amenity (4×114,3)
-Grand Vitara (5×114,3)

Timor :
- S515 /i (4×100)

Toyota :
-Avanza (4×114,3)
-Corolla Great, All New, Twincam (4×100)
-Corolla Altis (4×100)
-New Corolla Altis (5×100)
-Vios (4×100)
-Kijang Super & Kapsul (4×114,3)
-kijang Innova (5×114,3)
-Alphard (5×114,3)
-Starlet (4×100)
-landcruiser (6×139,7)
-Rush (5×114,3)
-Yaris (4×100)
-Celica (5×100)
-Wish (5×100)
-Harrier (5×114,3)
-Crown (5×114,3)
-Fortuner (6×139,7)
-Corona Absolute (5×100)

Volvo :
-(5×108)

Sumber :  Galih
D2 Concept
Jl. Sultan Iskandar Muda No. 36 A-B
Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan
Phone : 021-7248833

Tags: