Surabaya – Aksi pencurian mobil rental dari Denpasar, Bali digagalkan PJR Tol Dupak (Margomulyo) Surabaya. Dari penangkapan itu petugas mengamankan dua pelaku sepasang kekasih.
Dua pelaku itu yakni Rudi Setyawan alias Wirawinata (39) warga Jalan Setiabudi Jakarta Selatan dan Nurul Fadilah (21) warga Jalan Kramat Jati Jakarta Timur.
Keduanya ditangkap oleh petugas PJR Tol Dupak, Aiptu Joko dan Aipda Heru di KM 1 Surabaya-Gresik dari arah Dupak ke Margomulyo sekitar pukul 13.00 WIB.
“Kamis mendapatkan laporan dari keluarga pemilik rental mobil di Surabaya tentang adanya mobil yang dicuri oleh pelaku,” ujar Kanit PJR Tol Jatim I Muryono kepada wartawan di kantor PJR Tol Waru-Sidoarjo, Jumat (27/3/2009).
Penangkapan itu bermula saat pelaku menyewa mobil Toyota Avanza warna silver bernopol DK 1179 Y milik Putu Eka Juliawan (39) warga Denpasar Bali, Rabu 25 Maret 2009. Pelaku berjanji akan mengembalikan mobil pada 27 Maret 2009. Namun mobil tersebut malah dibawa kabur pelaku ke arah Pulau Jawa, Jatim.
Padahal pemilik sudha berpesan, agar mobil tersebut tidak keluar dari Pulau Bali. Karena tidak kembali, pemilik melacak mobil tersebut dengan Global Position System (GPS). Rupanya mobil berada di Pasuruan, Jatim dan meluncur ke arah Tol Porong.
Pemilik pun menghubungi kerabatnya yang berdinas di Surabaya Utara. Dan kerabatnya menghubungi pihak PJR Tol Jasa Marga. Dalam ciri mobil itu, terdapat goresan pada bagian pintu tengah samping kiri hingga ke bodi. “Kami sempat menemui mobil tersebut di Waru, tapi karena nopol berbeda, mobil itu kami kejar terus dan kami tangkap di KM I Surabaya-Gresik,” jelasnya.
Setelah ditangkap, pelaku sempat menunjukkan STNK sesuai dengan nopol kendaraan tersebut yakni B 2627 EJ. Tapi polisi merasa curiga karena dalam STNK, mobil berwarna kuning. Padahal mobil yang dikendarai warna silver.
“Setelah kami mintai keterangan, dia menunjukkan STNK dan nopol kendaraan asli,” tambahnya.
Sementara selain mengamankan barang bukti, polisi juga membawa STNK aspal (Asli tapi palsu), STNK asli, KTP 2 pelaku, dompet serta lencana tanda kepolisian.
Pelaku bukan petugas kepolisian, dia memiliki lencana hanya untuk kebanggaan. Selain itu di dompetnya ada kartu nama petugas Pomal dan kartu nama anggota TNI.
“Untuk proses lebih lanjut kasus ini kita limpahkan ke Polres Surabaya Utara, karena kejadiannya di wilayah Surabaya Utara,” tegas Muryono.
(fat/fat)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tags: Penggelapan Mobil Sewa Dari Bali Ketangkap di Surabaya