Sepeda dan Masyarakat Kita (II-habis)

Saat ini ada banyak komunitas olahraga ekstrem, termasuk yang terkait dengan sepeda. sumber: pixabay.

Di Surabaya sendiri, jalur pelan (semacam motor atau sepeda) telah lama dipikirkan dan dihadirkan. Meskipun keberadaannya pun—secara penilaian khalayak—masih hanya sebatas ‘teori’ dimana jalur ini juga diserobot kendaraan lain seperti mobil yang kerap menerobos bahu jalan. Dari banyak jalur yang ada (salah satunya di jalan protokol seperti Darmo) pun mempunyai jalur untuk pengendara sepeda dilihat dari marka jalan yang ada; hanya memang rupanya kalah dengan kendaraan bermotor yang mempunyai kecepatan lebih tinggi. Marka jalan jalur sepeda itu sendiri akhirnya terputus di jalan berikutnya. Tapi toh tidak mungkin pengendara sepeda melintas hanya di jalan tadi—yang mempunyai marka jalur sepeda—pastinya mereka akan melewati jalan lain sebelumnya atau sesudahnya.

Hanya, tentu ini adalah sebuah hal yang bisa diapresiasi meski belum nampak hasilnya secara positif, karena setidaknya telah ada kepedulian untuk memberikan ‘penegasan’ di jalan. Jika pengendara sepeda mengalami sesuatu di jalur tersebut, setidaknya dia akan mempunyai alasan bahwa mengendarai di jalur yang benar.
Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya juga merasakan bahwa beberapa kebutuhan dari warga kota juga dipikirkan, meskipun belum sampai ke tahapan yang lebih tinggi semacam berikut: http://global.liputan6.com/read/2516191/hebat-kota-paris-membangun-jalan-layang-khusus-sepeda.

Sementara di banyak negara pun mempunyai taman khusus sepeda, yang tak jauh berbeda dengan Indonesia pada saat ini meski tak merata di semua daerah:

Karena para pesepeda kerap tidak berpengaman (selain lebih rentan mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan disebabkan ruang pengendara terbuka seluruh tubuh) dan dari kesemuanya, bobot sepeda pastinya lebih ringan dibandingkan dengan sepeda motor atau becak bahkan mobil). Misalnya pada kasus yang ditemukan Rental Sewa Mobil Innova Reborn di Surabaya berikut:


Seperti yang dikeluhkan, ada seorang anak kecil yang seperti ‘iseng’ atau mencari perkara kepada seorang bapak yang bersepeda. Beliau mengimbau kepada pengendara lain agar waspada akan terjadinya hal serupa.

Di luar kekurangannya, Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya menjumpai setidaknya beberapa penjual sepeda berkumpul di beberapa ruas jalan di beberapa kota Jawa Timur. Tak melulu sepeda baru karena sepeda bekas pun cukup diminati bagi mereka yang mempunyai dana pas-pasan (atau bila intensitas kebutuhannya tidak tinggi), mirip motor atau mobil yang juga dijual bekas.

Dan ternyata sepeda juga disewakan sama seperti motor atau mobil. Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya sendiri tak mendapatkan informasi bagaimana prosedurnya (kecuali yang tradisional); namun pengaman di sepeda agaknya relatif lebih sedikit ketimbang pada kendaraan bermotor, meski jangkauannya pun tidak jauh. Hanya, hal ini mungkin cukup beresiko karena bobot sepeda tak terlalu berat untuk diangkat dengan kedua tangan orang kebanyakan. Namun bisa saja, perusahaan rental sepeda tersebut mempunyai ciri khas pada sepedanya supaya bisa dikenali banyak orang lain (serta penegak hukum setempat).

Tapi meski bagaimanapun, sebuah perusahaan yang mempunyai dana besar pastinya akan mempunyai banyak pilihan untuk pengamanan aset mereka. Seperti yang bisa dibaca pada tautan berikut: https://inet.detik.com/business/d-3552158/perusahaan-sepeda-online-ini-raup-modal-rp-93-triliun. Bahkan jika dana perusahaan yang dihimpun oleh persewaan sepeda daring (online) ini dipergunakan untuk membuka persewaan mobil mewah pun masih lebih dari cukup ^_^ karena walaupun harga beberapa sepeda juga mahal terkait bahannya, namun harga paling mahal dari sebuah sepeda mewah pun tak sampai puluhan miliar seperti bandrol sebuah mobil mewah: http://bisnis.liputan6.com/read/2819985/mengintip-5-sepeda-mewah-termahal-di-dunia serta tautan ini: https://www.satujam.com/gambar-sepeda-gunung/. Hanya, sepertinya disangsikan jika yang disewakan adalah ‘sepeda super’ seperti yang tautannya disertakan terakhir ini. Karena si penyewa juga bakal ‘tidak aman’ atau ‘tidak selamat’ jika penjahat tahu harga sepeda tersebut. Atau mungkin mereka malah tidak mengenalinya, karena banyaknya ‘barang KW’ yang beredar di masyarakat saat ini. ^_^
Dan di negara dengan populasi pesepeda yang cukup tinggi, kita akan dapat menemukan sejumlah besar sepeda yang dipergunakan untuk  shared bicycle:

.

Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat juga menemukan adanya rental sepeda di negara lain semacam Jepang: http://www.kompasiana.com/weedykoshino/parkir-sepeda-super-canggih-di-jepang_569e1871af7a618d11eea0a1. Disebutkan disana, metode pembayarannya pun menggunakan kartu kredit seperti rental mobil atau rental motor. Di beberapa kota yang menitikberatkan pariwisata atau untuk kegunaan lain, persewaan sepeda ini tak asing ditemui dan menjadi kebutuhan turis yang berkunjung ke suatu tempat. Di dalam negeri, Rental Sewa Mobil Per-12 Jam di Surabaya terkadang menemukan hal begini di tempat atau daerah wisata dan persinggahan seperti Pare-Kediri dimana Kampung Inggris berada.

Sementara berhubungan dengan perparkiran, nampaknya banyak tempat parkir tidak menarik tarif yang tinggi, apapun sepedanya. Mungkin karena asosiasi banyak orang bahwa harga sepeda tidak mahal. Sewa Rental Mobil Perhari di Surabaya pun menemukan banyak petugas palang pintu kereta membuka jasa penitipan sepeda serta sepeda motor untuk banyak pekerja yang berniat berpindah moda lainnya. Biasanya mereka membawa sepeda kayuh dari rumah untuk kemudian melanjutkan ke tempat tujuannya via bison, komuter atau moda lainnya.

Pemerintahan dari beberapa negara di dunia semakin sadar bahwa polusi di bumi akan semakin pekat karena itu mereka meningkatkan kenyamanan untuk para pengendara moda transportasi kayuh ini. Namun negara Jepang bisa dikatakan memanjakan para pengguna sepeda. Sampai dibangun fasilitas parkir semacam ini: http://www.kompasiana.com/weedykoshino/parkir-sepeda-super-canggih-di-jepang_569e1871af7a618d11eea0a1. Tetapi baru-baru ini Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya malah menemukan ajakan untuk warga Surabaya (terutama PNS) untuk naik sepeda kayuh. Bahkan ada wacana untuk pengadaan rental sepeda kayuh ini di Surabaya, mengutip keinginan walikota Surabaya Ibu Risma: https://www.jawapos.com/radarsurabaya/read/2017/09/23/15149/pemkot-siapkan-rental-sepeda-onthel. Program inipun mendapat sambutan yang positif dari para dokter di Surabaya karena tingginya penderita penyakit jantung di Surabaya. Mungkin tak jauh beda dengan beberapa kali Presiden Indonesia saat ini, Jokowi yang menghadiahkan sepeda ke beberapa orang yang beruntung.

Di sisi lain, Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya menemukan banyak penemuan baru terkait sepeda; beberapa tautan ini mungkin juga akan menarik bagi seseorang yang menginginkan pengalaman ‘bersepeda’ yang baru:

dan https://goo.gl/Qr81t2, https://goo.gl/BkJz2whttps://goo.gl/vBSNN1 dan masih banyak lagi. Namun sepertinya, Rental Sewa Mobil Penumpang di Surabaya pun memperkirakan masih akan menemukan sejumlah besar kendaraan bermotor di Surabaya ini hingga satu-dua dasawarsa mendatang dibanding populasi sepeda. Hanya, kendaraan bermotor tersebut bisa jadi akan menggunakan mesin selain BBM.