Sepeda dan Masyarakat Kita (1)

ilustrasi sepeda. sumber: pixabay.com/jill111

Sepeda pancal atau sepeda kayuh atau sepeda gowes dan entah apa lagi namanya memang sedang tren sekarang ini. Apalagi saat ini di beberapa kota di Indonesia juga diadakan Car Free Day yang biasanya diikuti oleh para pemilik sepeda untuk berolahraga bersama; bahkan ajang tersebut juga digunakan oleh beberapa orang untuk bertemu dan mengadakan perjanjian penting atau sekadar berjalan-jalan menikmati sekejap waktu ‘tanpa polusi’. Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya pun telah hapal waktu penutupan jalan terkait Car Free Day ini di beberapa jalan seperti jalan Darmo, Jalan Kembang Jepun, dan beberapa kawasan lain: http://regional.kompas.com/read/2014/01/05/1054025/Kini.Surabaya.Punya.Enam.Kawasan.Car.Free.Day.

Namun mari kita beralih dulu dari event CFD ini karena fokus pembahasan kita saat ini bukan di sana. Dan terlepas dari penyelenggaraan tersebut, banyak orang menganggap saat menggunakan sepeda kayuh telah menjadi bagian dari gaya hidup. Di banyak tautan media sosial, banyak orang yang menganggap alat transportasi sederhana ini tak tergantikan oleh apapun. Misalnya pada video berikut:

Bila kita menyaksikan olahraga ekstrim di layar televisi, bisa dipastikan sepeda (dengan jenis BMX) juga merupakan salah satu yang dikompetisikan. Dan tak jauh dengan luar negeri, para pemuda lokal Indonesia juga mengadaptasi berbagai olahraga yang menantang seperti ini. Setidaknya ini yang dilihat Rental Sewa Mobil Innova Reborn di Surabaya dari berbagai event atau kompetisi yang digelar. Salah satunya seperti acara Kustomfest ini: http://kustomfest.com/programs/bmx-skate-kontest/. Selain itu, Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya juga menemukan tautan lainnya yang telah berlangsung Bulan April lalu: https://sport.detik.com/sport-lain/d-3479061/banyuwangi-international-bmx-2017-siap-digelar-22-23-april. Bahkan dari yang bisa dibaca pada tautan terakhir, Banyuwangi mempunyai sirkuit BMX berstandar internasional terbaik di Indonesia.

Tujuan pengadaan ini sudah jelas, bahwa dimanapun ada kompetisi mungkin akan mengundang orang datang jika mereka menginginkan tontonan yang menghibur. Tak hanya turis lokal, mungkin sedikitnya suporter dari tim mancanegara itu pun bisa bergabung dan memberdayakan ekonomi lokal dengan membeli suvenir, makanan serta menyewa jasa transportasi semacam Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat (karena dekat Surabaya ada bandara internasional) atau penginapan. Pastinya, saat mereka berkunjung mereka dipastikan berkeliling juga karena berwisata ini tak terjadi tiap hari atau tiap minggu. Dan sebaliknya, kita semua melihat bahwa turis asal Indonesia pun melakukan hal yang sama saat menghadiri event di luar negeri.
Dan ternyata pemerintah kota Surabaya yang saat ini sibuk mendirikan berbagai taman tak ketinggalan untuk membuat Taman untuk skater dan BMX: http://www.surabaya.go.id/berita/9122-taman-skate—bmx. Jadi, diharapkan mereka yang menyukai olahraga ekstrim semacam ini bisa memanfaatkannya. Dari mereka pun kita bisa menyaring bibit unggul yang bertalenta tinggi demi mewakili Surabaya; dan bisa membuat ‘diversifikasi’ cita-cita (atau profesi yang telah ada) dan memberikan wawasan baru untuk anak-anak bila ternyata mereka berbakat untuk menjadi olahragawan selain seniman, bisnisman dan dokter dan lain-lain.

Padahal saat Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya mengingat di masa lalu, sebuah tren bersepeda pun sempat menjangkiti masyarakat yang kemudian mendorong mereka membeli sepeda gunung (yang disebut juga mountain bike) serta sepeda balap. Penjualan yang tinggi ini membuat banyak produsen tergiur menjajal peruntungan mereka untuk membuat sepeda gunung. Sepeda gunung pun membanjir di pasaran dengan beragai merek yang kemudian diikuti oleh adanya produk KW dari merek populer. Kita pun kemudian banyak mengenal berbagai jenis sepeda, misalnya sepeda tandem (dapat dinaiki beberapa orang), sepeda satu roda, sepeda lipat, sepeda listrik dan lain sebagainya. Sepeda tandem ini saja pun masih diolah lagi oleh ‘orang-orang unik’ hingga menjadi yang terpanjang di dunia: http://www.guinnessworldrecords.com/news/2015/11/record-holder-profile-video-the-mijl-van-mares-werkploeg-and-the-longest-bicycle-405081;
Dan dari segi kecepatannya, hingga saat ini pun Rental Sewa Mobil Per-12 Jam di Surabaya juga masih melihat para teknisi memaksimalkan tenaga sepeda kayuh supaya lebih efisien:

Meskipun ada juga yang memodifikasi sepeda namun malah membuatnya tampak aneh: https://www.seeker.com/worlds-heaviest-bicycle-weighs-a-ton-literally-2000839792.html. Hanya, entah bagaimana pengaplikasian beberapa tautan terakhir tentang sepeda ini, karena bisa jadi akan mengganggu lalu-lintas di jalanan umum. Sepeda terpanjang itu akan merepotkan ketika berbelok, dan sepeda tercepat inipun harus menggunakan beberapa orang di garis start dan finish demi membuatnya berdiri dengan aman. Sepeda berbobot satu ton tersebut tentu tak lagi digolongkan secara teknis seperti sepeda pada umumnya karenanya bisa berbahaya bila seseorang (atau sesuatu) lalu terlindas atau tertabrak.

Di dalam negeri sendiri ternyata juga ada Komunitas Sepeda Tinggi, yang mempunyai anggotanya di kota Yogyakarta: https://gaya.tempo.co/read/news/2010/03/25/108235309/komunitas-sepeda-tinggi-yogyakarta-gaya-hidup-yang-tak-sekedar-gaya. Sewa Rental Mobil Perhari di Surabaya sendiri belum menemukannya di Surabaya, dan mungkin akan memusingkan jika memang ada. Hal yang paling membuat orang bertanya (termasuk Rental Sewa Mobil Penumpang di Surabaya) adalah bagaimana jika pengendara sepeda tersebut tidak menemukan sandaraan pada saat berhenti atau jika terhentak lubang/polisi tidur yang cukup dalam di jalan?

Sementara dari tautan berikut pun diketahui bahwa Amsterdam merupakan kota dimana populasi sepedanya cukup tinggi di Eropa secara keseluruhan: http://www.dw.com/id/surga-bagi-pengendara-sepeda-di-eropa/a-19262212. Di Eropa juga muncul sepeda bambu yang ternyata juga populer di Indonesia: http://bogor.tribunnews.com/2015/10/22/sepeda-bambu-dari-bogor-harga-termurahnya-rp-75-juta serta http://www.wisatabdg.com/2016/02/sepeda-bambu-haur-bike-buatan-bandung.html. Dari tautan tadi bisa disimak bahwa kekuatan bambu sebagai bahan rangka sepeda pun melebihi baja. Apalagi, dari satu sumber lain Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya juga mengetahui bahwa pertumbuhan pohon bambu bisa sangat pesat perharinya melebihi tumbuhan lain. Jadi kemungkinannya, bahan bakunya bisa dipertahankan akan terus ada dan dilestarikan.

Terkait dengan sepeda gunung, Jawa Timur pun (tepatnya di Batu) mempunyai trek sepeda yang cukup dikenal oleh mereka pecinta bersepeda (atau kompetisi balap sepeda); yang daftarnya bisa dibaca pada tautan berikut: https://www.kaskus.co.id/thread/55e5011d642eb6326a8b456b/daftar-jalur-sepeda-gunung-yang-ada-di-indonesia/. Namun ternyata masih ada ‘jalan setapak’ lain yang bisa dilewati oleh para pesepeda: http://www2.jawapos.com/baca/artikel/5366/Jalur-Moderat-Cocok-untuk-Pemula serta https://www.pinkbike.com/news/Mount-Bromo-Indonesia-2012.html.
Dari data yang Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya peroleh, sebelumnya di Jawa Timur rutin digelar Tour de East Java yang entah kenapa websitenya terhenti di tahun 2014: http://tourdeeastjava.com/id, kemungkinannya karena kejenuhan atau ketiadaan sponsor atau sebab lainnya. Dari keterangan pada situs tersebut, trek yang dilalui pun tak hanya dikawasan pegunungan; tetapi juga jalan-jalan perkotaan di Surabaya dan sekitarnya yang tentu saja hal ini akan memperkenalkan pemandangan kota yang dilalui. Hanya, kami tidak mengetahui bagaimana pengalihan arus lalin untuk rute yang dilewati pada tiap etapenya karena termasuk jalan raya padat. Namun dengan mengetahui kecepatan rata-rata pebalap di event sebelumnya, mungkin kita akan mengetahui perkiraan waktu yang pas dan seberapa lama suatu jalan akan ditutup demi pengamanan kegiatan kompetisi tersebut.