Ada Bahaya di Balik Kabut

Kabut merupakan fenomena alam di ‘daerah dingin’. Tapi terkadang fenomena ini juga terdapat di ‘daerah hangat’ pada saat-saat tertentu seperti saat saat pagi, atau saat musim hujan. Terkadang saat cuaca buruk pun orang juga menjumpai kabut di wilayah yang biasanya tanpa kabut. Misalnya di daerah pantai atau danau. tentang kabut ini sendiri sepertinya sudah menjadi merupakan ‘makanan’ sehari-hari bagi Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya. Karena kantor Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat terletak di pinggiran barat Surabaya yang sangat dekat dengan ‘aroma pedesaan’ meskipun tak jauh dari sana pun ada bangunan mall dan perumahan elit yang menjulang tinggi.

Bahaya Kabut menurunkan visibilitas dan sering mengakibatkan kecelakaan. Sumber: commons.wikimedia.org/Ian W. Fieggen

Jika sepeda motor mungkin hanya dilengkapi dengan lampu halogen yang agaknya susah menembus kabut sangat tebal, namun tidak halnya dengan mobil yang mempunyai lampu kabut sendiri. Meskipun begitu, memang disarankan untuk menyalakan lampu saat ada kabut tebal; karena jarak pandangan yang terbatas ini akan konstan sejauh mata memandang saja, sedangkan sorot lampu agaknya cukup bisa menembus kabut. Hanya, banyak pengemudi yang lantas salah kaprah menyalakan lampu kabut tapi tidak menyalakan halogen. Salah satu artikelnya bisa dibaca pada referensi Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya berikut: http://solo.tribunnews.com/2016/09/13/ini-salah-kaprah-penggunaan-lampu-kabut-fog-lamp-pada-mobil. Sementara lampu kabut sendiri punya daya sorot yang cukup tajam dibandingkan lampu halogen biasa, akibatnya bisa menyilaukan pengendara lain yang ada di depannya.

Tapi jika cuaca tergolong buruk dan kabut tebal, ada baiknya jika kita menunda perjalanan hingga lumayan cerah (biasanya saat siang hari terik) karena bisa berbahaya untuk keselamatan kita sendiri. Bisa jadi kita telah waspada akan kondisi ini, namun tidak bagi lainnya; seperti Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya pernah mendapat share dari sebuah media berita dimana ada 50 kendaraan bertabrakan pada kabut yang tebal: http://www.fresnobee.com/news/local/article129797864.html.

Kita pun seharusnya lebih waspada karena kabut bisa dapat menyimpan racun dan mempunyai daya bunuh yang tinggi. Misalnya seperti yang dijelaskan pada video berikut:

Meski begitu, kabut tak selalu disebabkan oleh cuaca; walaupun cuaca sendiri pun agaknya turut mendukung terbentuknya kabut tadi. Karena hasil bakaran sampah pun bisa ‘menjelma sebagai kabut asap yang mengganggu pandangan sekaligus pernafasan, seperti salah satunya ditunjukkan pada foto berikut:

Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya pun cukup sering melihat banyak netizen (warga melek dan pengguna internet) berkirim informasi di media sosial tentang kabut kebakaran sampah atau rumput ini lewat berbagai komunitas. Sopir Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya yang bertugas pun bahkan diwanti-wanti supaya tidak merokok ketika mengemudi; karena selain asapnya bisa mengganggu tamu serta merusak AC, puntung rokok pun pasti akan dibuang sembarangan dimana hal ini dapat memicu kebakaran. Bisa-bisa Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya beserta sopirnya dipotret dan disebar di media sosial kan jadi repot urusannya.

Sementara saat kemarau kita pun menjumpai kebakaran hutan yang menghasilkan kabut asap yang relatif rutin hadir tiap tahunnya, namun sebuah artikel referensi Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya ini malah menyebutkan bahwa ada bahaya partikel polutan (PM atau Particulate Matter yang merupakan hasil reaksi kimia dari beberapa unsur) di udara pada daerah yang didominasi oleh gurun: http://edition.cnn.com/2016/09/27/health/air-pollution-map-who/index.html. Reaksi kimia ini memantik kabut yang sangat berbahaya seperti yang dijelaskan pada video sebelumnya. Pada beberapa negara itu pun agaknya ‘diwajibkan’ untuk membeli tabung oksigen murni sebagai langkah antisipasi terhadap kadar pencemar yang tinggi. Terkait dengan kabut yang membahayakan ini, semoga bencana kabut di negara kita pun bisa diminimalisir lagi. Salah satunya adalah membentuk masyarakat yang tanggap serta sadar bencana dan berkaca pada berbagai kasus dan peristiwa yang telah atau tengah terjadi baik di negeri sendiri juga di negara lain.