Titik Kelemahan Mobil

Apakah kelemahan mobil? seringkali kita melihat, mobil adalah sebuah kebutuhan mewah yang hanya dimiliki oleh segelintir orang yang mempunyai ‘uang lebih’. Meski kita tahu bahwa ada juga mobil yang jauh lebih murah (LCGC) walaupun dari segi fitur keamanannya diragukan banyak orang. Juga ada mobil bekas yang juga banyak dipakai orang walaupun pajak pertahun mobil tersebut tergolong tinggi.

Kondisi sebuah mobil setelah dicuri dari pemiliknya. sumber: commons.wikimedia.org/Timothy Carr

 

Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya melihat juga tentang maraknya pencurian dan kejahatan yang berawal dari ‘barang mewah’ ini. Mengapa demikian, karena mobil sendiri bisa termasuk investasi bagi Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya. Tetapi seringkali bagi banyak orang tidaklah demikian. Meskipun keberadaan mobil turut membantu transportasi bagi orang tersebut. Karena mobil termasuk barang yang cepat mengalami penyusutan dari segi nilai. Kecuali mobil yang dimiliki seseorang mampu mendatangkan uang bagi pemiliknya.

Dan sebagai sebuah benda yang rawan kecurian, ternyata mobil mempunyai kelemahan yang bisa mengakibatkan mobil begitu mudah dicuri. Baru-baru ini gencar diberitakan modus kejahatan dengan memberi koin untuk menahan kunci. Seperti referensi Sewa Mobil Pregio di Surabaya berikut ini: http://otomotif.liputan6.com/read/2436055/mungkinkah-central-door-lock-dibobol-pencuri. Masih tentang penguncian pintu mobil yang rawan, ini adalah referensi lainnya: http://otomotif.liputan6.com/read/2436063/modus-pencurian-mobil-dengan-koin-ini-kata-ahli. Berhubung modusnya tidak lagi memecah kaca seperti yang biasa dilakukan oleh maling konvensional, maka dari sini kita bisa melihat bahwa pelaku paham akan sisi teknologi dan teknis mobil incarannya.

Soal kaca mobil itu sendiri adalah titik kelemahan mobil lainnya. Beberapa orang juga mengetahui cara memecah kaca dengan bersih menggunakan keramik busi. Seperti berita berikut: http://jateng.tribunnews.com/2015/11/25/maling-ini-pecahkan-kaca-mobil-pakai-busi-dijilati-biar-alarm-jadi-silent. Sewa Mobil Surabaya melihat mobil yang berkeliaran di jalanan bisa jadi terdaftar di catatan kepolisian dan mempunyai STNK, BPKB atau TNKB dengan nomor mesin dan rangka. Kalau dijual utuh bisa cepat ketahuan jika sampai registrasi STNK baru apalagi saat menggunakan plat bodong. Jadi kemungkinan lain adalah mempreteli onderdil di dalam mobil tersebut untuk dijual terpisah. Seperti sebuah dashboard mobil yang bisa terjual hingga puluhan juta rupiah: http://www.tribunnews.com/otomotif/2014/10/15/laku-dijual-rp-50-juta-maling-incar-dashboard-toyota-alphard.

Sementara itu kunci mobil yang biasanya digunakan untuk menghidupkan mobil pun diketahui sejak lama bisa dibajak. Banyaknya film bertema kriminal atau lainnya yang mengetengahkan pembajakan mengakali kunci mobil pun sudah banyak diketahui orang. Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya pun malah mendapatkan berita tentang pembobolan (kunci) mobil dengan sistem keamanan yang tergolong baru, yakni via SMS: http://www.jagatreview.com/2011/08/membobol-kunci-mobil-dengan-sms/.

Sebuah mobil korban pencurian lainnya yang lebih mengenaskan. sumber: commons.wikimedia.org/dinglefoot

Apalagi bila kemudian juga digabung modusnya dengan pembiusan sopir dalam usaha rental. Akhirnya yang ketir-ketir tidak hanya rental mobil tanpa sopir, tapi juga rental mobil plus sopir yang dijalankan Sewa Mobil Avanza di Surabaya. Tapi, banyaknya modus kecurangan ini juga berusaha diantisipasi dan diminimalisir oleh Sewa Mobil Surabaya sebagai usaha transportasi dengan harga terjangkau. Beberapa sebab juga pernah disinggung pada beberapa artikel terdahulu. Karena Rental Mobil Innova di Surabaya masih menampung para pencari kerja yang mempunyai keahlian mengemudi tapi tak punya mobil dengan beberapa pertimbangan tertentu layaknya lowongan kerja lainnya. Di era teknologi yang semakin canggih ini, sudah selayaknya kita mengikuti perkembangan zaman dalam usaha bidang apapun; agar tidak terus menjadi korban karena kalah dengan kecurangan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.